KLIK SAJA

Arsip:

Terimakasih:

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Comment by Haloscan


Viewer Stats

 

 


 
Hmm. Musik lawas Indonesia ya. Hmm. Anda susah mencarinya di toko kaset? Bahkan kaset bekas pun dicari tak dapat? Udah nggak inget lagi lagu-lagu bagusnya? Bahkan rupa kasetnya pun tak pernah lihat? Baca aja BLOG ini.

25 August 2007

 

PAQUITA - YANG PERDANA


Paquita - Yang Perdana


KomposerBongki, Imanez, Coki Batubara, Ipey, Titik Hamzah, Andy Liany, Paquita, Andy Julias, Wenni, Kostas Kalimtgis, Aris Karey
Penata MusikBongki, Coki Batubara, Andy Julias, Paquita, Titik Hamzah, Raidy Noor, Billy J. Budiardjo, Rere
VokalisPaquita Widjaya
Vokal LatarBongki, Imanez, Edmun, Titik Hamzah, Nana Naoor, Rani Noor, Raidy Noor
Gitar AkustikBongki, Agam, Eddie Kemput, Jerry, Raidy Noor, Billy J. Budiardjo
Gitar ElektrikBongki
BassDade, Thomas, Raidy Noor, Yudhie Dito
DrumsAndre "Ciling", Ronald, Rere, Gilang Ramadhan
KeyboardMando, Najib
PianoNajib, Widya Kristianti, Ija
FretlessIlyas
BiolaHenry Lamiri, Suryati Supilin, Edo Braseros, Nursamsi
CelloZilkifli Arifin
ProduksiCeepee Production


No Judul Lagu Pencipta Penyanyi
1 TEMAN BICARA Bongki, Imanez Paquita
2 DI HARI INI Coki Batubara Paquita
3 DUA MANUSIA Ipey Paquita
4 LUKA Titik Hamzah Paquita
5 SISI LAINKU Andy Liany, Paquita, Titik Hamzah Paquita
6 CERITA MIMPI Andy Julias, Paquita Paquita
7 SEBUAH LAGU KHAYAL Ipey, Wenni Paquita
8 SPIRIT OF SIMPLICITY Kostas Kalimtgis, Aris Karey Paquita


DI HARI INI

Dinginnya malam
menusuk kalbuku
Kujauh di sini
Dibalut sepi

Dunia baru
awali langkahku
Kututup mata hati
kala gagal lalu

Desah rintik hujan
lembut mengetuk
jendela hatiku
Jiwaku gelisah
ada rindu di hati

Reff.
Tak mudah kuhapus
bayangan wajah lalu
Tak mudah kubunuh
rasa yang telah tumbuh
Waktu yang mengalun sendu
dalam hidupku

Di hari ini mengingatmu...

Angan melayang
sukmaku terbang
Terasa lelah datang
biar kupejam mata

Jauh terpisah jarak
masih tertinggal separuh diriku
walau kita usai

Di hari ini mengingatmu...
 

TEMAN BICARA

Memandang senja ini
bisu tak berbicara
S'makin lama kunikmati
s'makin ku tak berarti

Terduduk ku disini
ditemani angin dingin
Kuberharap seorang
temani ku 'tuk berbicara

Tempat menangis
tempat memaki
Tempat lepaskan sesak
dan sesal di hati
Habiskan lelah di sini

Temani aku di sini...
 

DUA MANUSIA

Dua manusia duduk dan bicara
tentang cinta
dan kasih sayangnya
Lagu lama terulang lagi
tak mengapa
itu biasa saja

Bila mereka memadu hatinya
menjadi satu, menjadi satu
Bila keduanya membagi cintanya
ke kasihnya, itu wajar saja

Dua manusia kini terbang tinggi
dan melayang
tinggalkan dunia
Kini mereka hidup bersama
di usia muda
belum saatnya

Jika keduanya mencoba menahan
nafsu manusia, nafsu manusia
Maka semua ini
tak akan terjadi
pada mereka berdua...