Hmm. Musik lawas Indonesia ya. Hmm. Anda susah mencarinya di toko kaset? Bahkan kaset bekas pun dicari tak dapat? Udah nggak inget lagi lagu-lagu bagusnya? Bahkan rupa kasetnya pun tak pernah lihat? Baca aja BLOG ini.
15 July 2007
NOURMA YUNITA - MALAM DANSA
Music Director, Keyboard Programming
Fariz R.M.
Vokalis
Nourma Yunita, Fariz R.M.
Programming, Sampling
Sonny Soebowo
Guitar
Eet Syahranie
Drums, Percussion
Terry Robinson
Produksi
Atlantic Records
No
Judul Lagu
Pencipta
Penyanyi
1
PANDANG MATA
Syaiful, Sammie R.
Nourma Yunita, Fariz R.M.
2
AKU HARUS PERGI
Revina Dwiyanti, Fariz R.M.
Nourma Yunita
3
GELISAH
Revina Dwiyanti
Nourma Yunita
4
SEPATAH KATA
Ardi A.S.
Nourma Yunita
5
SENJA TERMINAL KOTA
Deddy Nyantunk
Nourma Yunita
6
FAJAR KELABU
Wibi A.K.
Nourma Yunita
7
JANJI DI RODEO DRIVE
Wibi A.K.
Nourma Yunita
8
CERIA
Syaiful, Sammie R.
Nourma Yunita
9
BILA KITA JATUH CINTA
Fariz R.M.
Nourma Yunita
10
MALAM DANSA
Fariz R.M.
Nourma Yunita
PANDANG MATA
Salam hangat yang kau ucapkan
tak terhapus dalam ingatan
Kutermangu dalam khayal
pesonamu memberi arti
datang dan pasti
Semenjak awal jumpa kita
hatiku sering gelisah
Kau begitu istimewa
hadir memberi satu makna
yang damai bahagia
Reff.
Pandang matamu
menghujam
dalam kalbuku
menyentuh batas
sanubariku
Menggoda angan
dalam hasratku
Gaya candamu
mempesona
Hati yang pasrah
degub hasratku
Panah asmara
kau lepaskan
pada
harap diriku...oh...
Pandang matamu
menghujam
Dalam kalbuku
menyentuh batas
sanubariku
Menggoda angan
mengajak serta
Gelora asmara...
 
SENJA TERMINAL KOTA
Suatu senja
di terminal kota
ku berdiri sendiri
Sekilas pandang mata
tertangkap olehku
Wajah seorang pria
yang menatap menggoda
dan senyuman pada diriku
Dia mendatangiku
ku tak siap kata
Kupandangi dia
aduhai tatapannya
Seolah menyapaku
nakal menggoda
Dia menatap ragu balasanku
Senyum nan menawan
wajah yang rupawan
membuat jantung berdebar
Sebatas anganku
menutup ragu
Hanyut dalam
awal hasrat asmara
Mungkin ku jatuh cinta
Sejak senja itu
diriku tak tahu
mengapa gelisah jiwa
Tak sempat bertanya
siapa namanya
Pemuda yang telah
membuat jatuh cinta
Begitu mempesona
tampan perkasa
Terbawa dalam mimpi
mengguncang hati
Kuteringat senja
di terminal kota
begitu tiada terduga
Hanya hati jua
kini tersiksa
Hanya dapat menyadari sendiri
mungkin ku jatuh cinta
 
AKU HARUS PERGI
Ragu yang menggoda selalu
Rindu akan kasih mesra
mungkin tak akan sirna
selamanya
di relung sesalku
sejak saat itu
Bila dendam itu meronta
angan tak lagi kuasa
Haruskah kulupakan
masa lalu
yang t'lah kulewati
bersama pelukmu
Semua hanya siksa
tersiksa tanpa nista
Kau renggut impian hidupku
selama ini
Dan kini, kau sesali
terduduk dalam pasrah
terhanyut dalam air mata
Kini, semua terlanjur sudah
tiada mungkin 'tuk membuka
lembaran yang t'lah lalu
Kau pun tahu
apa yang terucap
di dalam hatiku
Katakan saja kini
semua t'lah terjadi
Maafkan, aku harus pergi
meninggalkanmu
Tiada bisik kuduga
yang mungkin t'lah tertunda
Hatiku s'lamanya untukmu