KLIK SAJA

Arsip:

Terimakasih:

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Comment by Haloscan


Viewer Stats

 

 


 
Hmm. Musik lawas Indonesia ya. Hmm. Anda susah mencarinya di toko kaset? Bahkan kaset bekas pun dicari tak dapat? Udah nggak inget lagi lagu-lagu bagusnya? Bahkan rupa kasetnya pun tak pernah lihat? Baca aja BLOG ini.

20 May 2007

 

GURUH S.P. - UNTUKMU INDONESIAKU VOL 1


Guruh S.P. - Untukmu Indonesiaku Vol 1


KomposerGuruh Soekarno Putra
Aransemen MusikCandra Darusman, Elfa Secioria (pada lagu "Hura-hura" dan "Damai"), Franki Raden (pada lagu "To My Friends On Legian Beach")
VokalisTrio Bebek (=Ana Harahap, Ani Harahap, Nina Harahap), Johny Lewerisa, Tika Bisono, Louise Hutauruk, Rizali Indrakesuma, Achmad Albar, Djayusman, Chrisye
ProduksiMusica Studios


No Judul Lagu Pencipta Penyanyi
1 KERANJINGAN DISKO Guruh S.P. Johny Lewerisa
2 HALO-HALO JAKARTA Guruh S.P. Louise Hutauruk, Rizali Indrakesuma
3 JENUH Guruh S.P. Achmad Albar
4 MELATI SUCI Guruh S.P. Tika Bisono
5 PELANGI NUSANTARA Guruh S.P. Instrumental
6 TO MY FRIENDS ON LEGIAN BEACH Guruh S.P. Chrisye
7 HURA-HURA Guruh S.P. Trio Bebek
8 HAI PEMUDA Guruh S.P. Djayusman
9 DAMAI Guruh S.P. Koor
10 LAGU PUTIH Guruh S.P. Trio Bebek


LAGU PUTIH

Hanya ini
yang kucipta untukmu
lagu sederhana dari sanubari
Walau engkau
tak sudi menerima
lagu telah tercipta

Terimalah ini (kasih)
persembahan beta (sedih)
Lagu sederhana
hai teman...

Ingatkah engkau
waktu kau menyakiti
Hatiku yang putih
telah kau nodai
Ketulusanku
telah kau aniaya
dan kudiam saja

Terimalah ini (kasih)
persembahan beta (sedih)
lagu putih murni
oh nyali...

Selamat tinggal kau kelam
yang kubawa hanya
rindu dendam
Kutatap sinar gemilang
sedangkan jiwaku
remuk redam
Lagu putihku mendayu
dan kau masih tetap kawanku

Jika saja
kau mau setia
Pada kebenaranku
nan tak tercela
Kupastikan kisah kasih kita
yang lugu
dikalam pujangga
 

JENUH

Aku frustasi,
aku frustasi, yeah
Semua frustasi
kehidupan kota membuatku frustasi

Ku lagi jenuh
ku lagi jenuh, yeah
Semuanya jenuh
kehidupan kota membuatku jenuh

Bunyi klakson bip bip
bip bip bip gaduh
Orang-orang acuh acuh
acuh tak acuh
Kumenjerit aduh aduh
aduh aduh duh
Aku frustasi
kumerasa jenuh
masa bodoh
 

HAI PEMUDA

Langit mendung
mengurung Salemba
Kututup koranku
seraya bergegas
Menenangkan hati nan berkata
hai pemuda (harapan)
jangan kau biarkan sejarah ternoda
hiaslah dengan tinta emas

Hujan resah
mengguyur Salemba
Kubuka jaket kuning ku
dalam kelas
Tiba-tiba kawanku berkata
hai pemuda (harapan)
jangan kau biarkan sejarah ternoda
tulislah dengan tinta emas

Kiranya kita telah bersatu
menegakkan kebenaran dan keadilan
Kita telah bahu membahu
menumpas kelaliman

Banjir protes
melanda Salemba
Kubenam ironi
di hati mengeras
Yang berbisik-bisik senantiasa
hai pemuda (harapan)
jangan kau biarkan sejarah ternoda
lukislah dengan tinta emas