JERIT JAKARTA
Kususuri Jakarta
di bawah mendung gulita
Langit malam mencekam
mencoba menggugah raga manusia
Oh, seorang muda berkata
jangan kau pernah percaya
hari ini milik kita
Esok lusa hilang sirna..
dan hampa
oh...oh...buahnya
lesu datang menyapaku
Tradisi jadi korban manifestasi
Diseling suara yang gempita
halusinasi
Jerit Jakarta...segalanya
hei....segalanya
Oo oh...kulepas nafas lemas
tinggi menjelang khayalku
>BR>Berusaha lepaskan diri dari
gejolak hati yang kemarin
E....merintih
Oo oh...tinggi kurasakan nikmatku
Diseling suara yang gempita
halusinasi jerit Jakarta
Segalanya wow...wow Jakarta
segalanya...