Hmm. Musik lawas Indonesia ya. Hmm. Anda susah mencarinya di toko kaset? Bahkan kaset bekas pun dicari tak dapat? Udah nggak inget lagi lagu-lagu bagusnya? Bahkan rupa kasetnya pun tak pernah lihat? Baca aja BLOG ini.
16 October 2006
LCLR PRAMBORS 1990/1991
Komposer
Rully, Adelansyah, Ari Darmawan, Vivi, Ivan, Fifi, Bima Setiadi, Yovie Widiyanto, Andri Moeslichan, Iszur Muchtar, Gita Gartina, Sari Wulandari, Agus Hendra Jaya, Aris Rahadi, Iwang I. Wahyudi, Rery Irarto
Telah lama kita mengisi hari
tiada rasa duka
hanya ada rasa ceria
Tetapi kini ada rasa mengganggu
merubah yang t'lah ada
di antara kita berdua
Reff.
Salahkah aku bila kini
ada asmara lain di hati
Salahkah diriku bila kini
ada yang lain mengisi hatiku
Kucoba untuk menghilangkan rasa itu
tetapi kian lama
rasa itu s'makin meraja
Reff.
Salahkah aku bila kini
ada asmara lain di hati
Salahkah diriku bila kini
ada yang lain mengisi relung hatiku
Tolonglah aku
untuk menghilangkan
Agar kita dapat terus bersama
Oh....
Tetapi kian lama
rasa itu
s'makin meraja di hati
 
MENEPIS BAYANG KASIH
Malam kian kelam
berjalan ke ujung hari
Ku masih disini
di remang bayangmu kasih
Kucoba mengerti
apa yang tengah terjadi
Kuharus sadari
akhir perjalanan ini
kisah cintaku
Reff.
Aku harus mencoba
untuk menepis semua
kenangan yang terindah
kala segalanya masih penuh asa
Semuanya ini
hanyalah sepenggal kisah kehidupan
bagi kita berdua
Kan kukenang dirimu
dan semua yang ada padamu
Walaupun kutahu
kau bukan milikku ooh..
s'lamat tinggal, kasih
 
ABADILAH CINTA
Seberkas cahaya kehidupan
selalu ada halang rintang
Begitulah kasih
semua tak mudah
Tak seperti angan juga mimpi
yang seolah sudah tercipta
Kekasih, kusadari semua
kubahagia kan hasrat cintamu
Biarkan, kasih
kita hadapi s'gala halang rintang
yang ada
takkan goyahkan cinta/kita
Reff.
Mari bentangkan kasih
dalam nuansa indah asmara
Kasih, bentangkan cita
gapai s'gala asa
Abadilah cinta dan cita kita
 
DUA DALAM SATU
Bunga melati harum mewangi
dalam suatu taman kehidupan
jadi saksi awal cinta kita
Cah'ya rembulan terang sinari
malam terasa penuh keindahan
Hanya satu tanda kita sama
Reff.
Sama-sama satu
di dalam nada-nada kasih
Dirimu hanya untuk aku
diriku juga tak berbeda
Jabat erat, tangan ini
arti kata kita jadi satu
kan berpadu
Benang asmara bayang simpati
hingga terbawa mimpi kekaguman
karena rasa jiwa ini kita sama
 
CERITAKU
Kuteringat pengalamanku
di suatu lomba dansa
Saat itu aku bergaya
bagaikan seorang juara
Semua orang kagum padaku
membuatku lupa diri
Namun tiba-tiba kuterjatuh
semua pun tertawa
melihat kejadian itu, ooh...
Reff.
Aku malu, oh...sungguh malu
aku benci, mengapa harus terjadi
peristiwa yang tidak terduga
Kutak tahu apa warna mukaku
langsung saja kutinggalkan arena
dan membawa berjuta rasa malu
Buyar semua ambisiku
tuk menjadi juara lomba dansa
 
JANJI PALSU
Dua belas siang
lonceng yang kutunggu pun berdentang
Kubereskan buku
langkahku terburu-buru
Katamu semalam
kini akan mengantarku pulang
Kau bilang menyesal
telah membuatku kesal
Kau selalu begitu
membuatku menunggu
Janji selalu saja
tak ditepati (tidak tepat)
S'tengah dua siang
berdiri g'lisah di gerbang s'kolah
Sendiri kumenanti
dirimu tak datang jua
Nyatanya kau ulangi
itu sekali lagi
Aku mau kau tahu
kumarah
Reff.
Janji palsu
tak bisa dipercaya
Omonganmu
tak lain hanya dusta
Janji palsu
janjimu tak berharga
Kutak mau lagi percaya