KLIK SAJA

Arsip:

Terimakasih:

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Comment by Haloscan


Viewer Stats

 

 


 
Hmm. Musik lawas Indonesia ya. Hmm. Anda susah mencarinya di toko kaset? Bahkan kaset bekas pun dicari tak dapat? Udah nggak inget lagi lagu-lagu bagusnya? Bahkan rupa kasetnya pun tak pernah lihat? Baca aja BLOG ini.

27 August 2006

 

FESTIVAL LAGU POPULER 1991


Festival Lagu Populer 1991


KomposerAri Kusuma J.I., Ir. Agus Budiman, Erns F. Mangalo, Lisa Prayoga, Agil, Pri Sulisto, Wieke Gur, Yovie Widiyanto, Dewayani, Johandi Yahya, Rico Solida, Jossie Hitijahubessy, Puti Soeprapto
VokalisCantora Paramitha, Mayangsari, Ovie Ariesta, Yuni Shara, Armand Maulana, Harvey Malaiholo, Tetty Manurung, Al Rizal, John Tanamal, Yana, Lita, Elfa's Boys
Aransemen MusikJimmie Manopo, Raidy Noor, Yovie Widiyanto, Elfa Secioria, Luly Widharmadi, Widya Kristianti
ProduksiPanitia Festival Lagu Populer 1991 dan Flower Sound


No Judul Lagu Pencipta Penyanyi
1 RASANYA Ari Kusuma J.I., Ir. Agus Budiman Cantora Paramitha
2 TITIK AWAL Erns F. Mangalo Mayang Sari, Ovie Ariesta
3 ANGAN Lisa Prayoga Yuni Shara
4 BIAR SAJA Agil Armand Maulana
5 HARUSKAH Pri Sulisto, Wieke Gur Harvey Malaiholo
6 KATAKANLAH Yovie Widiyanto, Dewayani Tetty Manurung
7 ADAKAH PELANGI KEMBALI Johandi Yahya, Rico Solida Al Rizal
8 PERMATA HATI Jossie Hitijahubessy John Tanamal
9 ARTI CINTA Wieke Gur, Puti Soeprapto Yana, Lita
10 BAGAIMANA Yovie Widiyanto, Dewayani Elfa's Boys


RASANYA

Sakit rasanya hatiku
tak dapat jumpa kekasih
orang tuaku tak setuju
bilaku memadu hati

Si dia belum bekerja
alasan yang utama

Rasanya mau bunuh diri
tapi aku takut mati
Lalu aku segera pergi
bertemu teman sejati

Marilah kita dengarkan
ucapan seorang teman

Reff.
Ingat s'lalu
jodoh, mati, serta takdir
berada di tangan Tuhan
Ingat s'lalu
bila yang kau cari surga
di telapak kaki ibumu
Hanya dengan mengabdi
pada ayah bundamu
 

TITIK AWAL

Tiada lagi penghalang
tiada lagi rintangan oh...oh...

Kuncup sudah mengembang
layar sudah direntang oh...yeah
Laras angin searah
karang tegar telah pecah oh...yeah

Semua yang tak bermakna
semua yang tak berguna
seg'ra lepas
Gundah yang pernah ada
sisakan s'bagai titik awal

Aku hanya perantara
bayang-bayang ilham menitis datang
seg'ra saja kau dengar
suara dari kejauhan

Satukan kata dan perbuatan
inilah tujuan
Satukan hati dan penglihatan
jadikan pedoman
 

BAGAIMANA

Sudah aku bilang
getaran yang kurasa
Sudah aku sudah kata
semua yang kudamba


Menunggu memang kesal juga
resah menanti jawabannya
apa yang ada di hatinya
di hatinya

Reff.
Bagaimana,
kata hatinya
Bagaimana kah jawabannya
mau apa
dilakukannya
Bagaimana,
aku jadi resah
sampai kapan
ku harus tunggu

Bagaimana...
oh bagaimana...