Hmm. Musik lawas Indonesia ya. Hmm. Anda susah mencarinya di toko kaset? Bahkan kaset bekas pun dicari tak dapat? Udah nggak inget lagi lagu-lagu bagusnya? Bahkan rupa kasetnya pun tak pernah lihat? Baca aja BLOG ini.
Titik Hamzah, Tarida P. Hutauruk, Dr. Sonny Issoedibyo, Anton Issoedibyo, Bangun Sugito, Djito Kasilo, Adjie Soetama
Produksi
Panitia Festival Lagu Populer 1981 & Arkanta Record
No
Judul Lagu
Pencipta
Penyanyi
1
SIKSA
Titik Hamzah
Hetty Koes Endang, Euis Darliah
2
KEMBARA DI TEPI SENJA
Titik Hamzah
Bob Tutupoly, Masnait Vokal Group
3
DI BATAS KERINDUAN
Youngky M. Soewarno, Yonathan Purba
Elfa's Singer
4
DIRIMU SATU
Tarida P. Hutauruk
Bornok Hutauruk
5
CITRA BAHAGIA
Dr. Sonny Issoedibyo, Anton Issoedibyo, Dr. Bharoto
Ully Sigar Rusady, Lex's Trio
6
JAYALAH INDONESIA
Anton Issoedibyo
Geronimo V, Lex's Trio, Harvey Malaiholo
7
LEGENDA CINTA
Titik Hamzah
Victor Hutabarat
8
NEGERI DEWATA
Anton Issoedibyo, Bangun Sugito, Djito Kasilo
Geronimo V, Rafika Duri, Harvey Malaiholo
9
LETIH
Titik Hamzah
Elly Aritonang
10
SISIPKAN NAMANYA
Adjie Soetama
Louise Hutauruk
DIRIMU SATU
Mana suaramu lagi
mana tanyamu lagi
Masihkah aku ada
di dalam dirimu
dirimu, uuu
Tiba semua padaku
baru terbuka mataku
Engkaulah segalanya
di dalam hidupku
di dalam hidupku...
Lelah kuberjalan
entah untuk apa
kudustai diriku pula
Di dalam gelap
terjatuh daku
semuanya semu
Kini, dirimu, satu kurindu
kini, dirimu, satu kuseru
Adakah hari kan bersinar lagi (3x)
 
SIKSA
Adakah purnama berduka
atau pelangi melengkung atas mentari
Banjir t'lah lampaui kepalaku, Tuan!
hindari siksamu, redakan kekejamanmu
Tiap kali kau usik jiwa ini
tiap kali kau gores hati ini
Mataku menjelma
sejuta mata air hingga mengering
Ku tak sanggup menghadapimu
Reff.
Jiwaku di bibirmu
Mataku di ucapanmu
Kuturut semua perintahmu
Jantung dan takutku
adalah banggamu
Kuikut semua maumu
Kutak sanggup menghadapimu
Jelas pada arus deras,
yang dibangun amblas
siang malam engkau jadi gunjingan
siapapun tak sanggup menghadapimu
Mataku tak kau biarkan
terpejam atas ulahmu, Tuan!
 
NEGERI DEWATA
Alkisah...
cerita awal mulanya
manusia sebagai duta dunia
di cipta selaras hasrat pencipta
pengemban kehidupan isi dunia
Yang selanjutnya
manusia berkuasa
dan di dunia tindakannya
semena-mena
Bila pelor dan parangnya
mulai bicara
sasarannya rimba dan satwa
'Pabila semuanya tiada hentinya
tak terbayang apa nanti jadinya
Mungkinkah hanya kan tinggal cerita
yang tersisa pada anak cucunya
Ingin kutanya pada panasnya surya
oh dimana kisah-kisah
indah negeriku
Yang pernah terkata s'bagai
taman dewata
terhiaskan kilau permata
Lepaskan burung dari sangkarnya
tanpa rasa terpaksa
Hindarilah pencemaran udara
juga air dan suara
Hijaukan kembali hutan yang gersang
Biarkan satwanya berkembang
Kembalikan suasana alam raya
seperti dulu kala
Maka negeri dewata kembali ada
yang kupuja sepanjang masa...
 
KEMBARA DI TEPI SENJA
Bertahun berkelana di dalam jagad raya
Hingga rambutmu putih termakan usia
Namun, surgamu belum juga terbina
kecuali pedihmu semakin nyata
Di dalam degup kota,
hidupmu pun gelita
Di dalam pesta pora,
engkau kuncup terkatup
Kebahagiaanmu terendam
kemerdekaanmu terkekang
Kau lebur di dalamnya
dan bertabah jua
Reff.
Kau adalah bentuk, panorama, romantika
Cinta engkau anggap pelarian semata
Kau cari jejak
dalam samar tujuan
kiranya Tuhan tak berpaling darimu
oh, oh, kembara
 
DI BATAS KERINDUAN
Melangkah di batas kerinduan
tersimpan wajahmu
berbingkai kenangan indah
di hatiku
Takkan rapuh
walau musim selalu berganti...oh
Berdebar selangkah di depanmu
kau tertegun membisu
seakan ingin kau ucapkan
sejuta kisah untukku
Reff.
Ulurkan tanganmu
akan kudekap melepaskan rindu
Bersamaku melangkah dengan pasti
sepanjang lagu cinta
nan kekal abadi
Ulurkanlah tanganmu
dan bunga-bunga mekar
di hatiku
Itulah bunga yang tak pernah layu
sepanjang lagu cinta
Sepanjang lagu cinta
dalam hidupku
Ucapkan selamat dan bahagia
rahmat di dalam doa
Kusembahkan seindah bunga-bunga
penghias dari bahagia