KLIK SAJA

Arsip:

Terimakasih:

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Comment by Haloscan


Viewer Stats

 

 


 
Hmm. Musik lawas Indonesia ya. Hmm. Anda susah mencarinya di toko kaset? Bahkan kaset bekas pun dicari tak dapat? Udah nggak inget lagi lagu-lagu bagusnya? Bahkan rupa kasetnya pun tak pernah lihat? Baca aja BLOG ini.

07 August 2006

 

FESTIVAL LAGU POPULER 1981


Festival Lagu Populer 1981


VokalisHetty Koes Endang, Euis Darliah, Bob Tutupoly, Masnait Vokal Group, Elfa's Singer, Bornok Hutauruk, Ully Sigar Rusady, Lex's Trio, Harvey Malaiholo, Geronimo V, Victor Hutabarat, Rafika Duri, Elly Aritonang, Louise Hutauruk
KomposerTitik Hamzah, Tarida P. Hutauruk, Dr. Sonny Issoedibyo, Anton Issoedibyo, Bangun Sugito, Djito Kasilo, Adjie Soetama
ProduksiPanitia Festival Lagu Populer 1981 & Arkanta Record


No Judul Lagu Pencipta Penyanyi
1 SIKSA Titik Hamzah Hetty Koes Endang, Euis Darliah
2 KEMBARA DI TEPI SENJA Titik Hamzah Bob Tutupoly, Masnait Vokal Group
3 DI BATAS KERINDUAN Youngky M. Soewarno, Yonathan Purba Elfa's Singer
4 DIRIMU SATU Tarida P. Hutauruk Bornok Hutauruk
5 CITRA BAHAGIA Dr. Sonny Issoedibyo, Anton Issoedibyo, Dr. Bharoto Ully Sigar Rusady, Lex's Trio
6 JAYALAH INDONESIA Anton Issoedibyo Geronimo V, Lex's Trio, Harvey Malaiholo
7 LEGENDA CINTA Titik Hamzah Victor Hutabarat
8 NEGERI DEWATA Anton Issoedibyo, Bangun Sugito, Djito Kasilo Geronimo V, Rafika Duri, Harvey Malaiholo
9 LETIH Titik Hamzah Elly Aritonang
10 SISIPKAN NAMANYA Adjie Soetama Louise Hutauruk


DIRIMU SATU

Mana suaramu lagi
mana tanyamu lagi
Masihkah aku ada
di dalam dirimu
dirimu, uuu

Tiba semua padaku
baru terbuka mataku
Engkaulah segalanya
di dalam hidupku
di dalam hidupku...

Lelah kuberjalan
entah untuk apa
kudustai diriku pula
Di dalam gelap
terjatuh daku
semuanya semu

Kini, dirimu, satu kurindu
kini, dirimu, satu kuseru
Adakah hari kan bersinar lagi (3x)
 

SIKSA

Adakah purnama berduka
atau pelangi melengkung atas mentari
Banjir t'lah lampaui kepalaku, Tuan!
hindari siksamu, redakan kekejamanmu

Tiap kali kau usik jiwa ini
tiap kali kau gores hati ini
Mataku menjelma
sejuta mata air hingga mengering
Ku tak sanggup menghadapimu

Reff.
Jiwaku di bibirmu
Mataku di ucapanmu
Kuturut semua perintahmu
Jantung dan takutku
adalah banggamu
Kuikut semua maumu
Kutak sanggup menghadapimu

Jelas pada arus deras,
yang dibangun amblas
siang malam engkau jadi gunjingan
siapapun tak sanggup menghadapimu
Mataku tak kau biarkan
terpejam atas ulahmu, Tuan!
 

NEGERI DEWATA

Alkisah...
cerita awal mulanya
manusia sebagai duta dunia
di cipta selaras hasrat pencipta
pengemban kehidupan isi dunia

Yang selanjutnya
manusia berkuasa
dan di dunia tindakannya
semena-mena
Bila pelor dan parangnya
mulai bicara
sasarannya rimba dan satwa

'Pabila semuanya tiada hentinya
tak terbayang apa nanti jadinya
Mungkinkah hanya kan tinggal cerita
yang tersisa pada anak cucunya

Ingin kutanya pada panasnya surya
oh dimana kisah-kisah
indah negeriku
Yang pernah terkata s'bagai
taman dewata
terhiaskan kilau permata

Lepaskan burung dari sangkarnya
tanpa rasa terpaksa
Hindarilah pencemaran udara
juga air dan suara

Hijaukan kembali hutan yang gersang
Biarkan satwanya berkembang
Kembalikan suasana alam raya
seperti dulu kala

Maka negeri dewata kembali ada
yang kupuja sepanjang masa...
 

KEMBARA DI TEPI SENJA

Bertahun berkelana di dalam jagad raya
Hingga rambutmu putih termakan usia
Namun, surgamu belum juga terbina
kecuali pedihmu semakin nyata

Di dalam degup kota,
hidupmu pun gelita
Di dalam pesta pora,
engkau kuncup terkatup
Kebahagiaanmu terendam
kemerdekaanmu terkekang
Kau lebur di dalamnya
dan bertabah jua

Reff.
Kau adalah bentuk, panorama, romantika
Cinta engkau anggap pelarian semata
Kau cari jejak
dalam samar tujuan
kiranya Tuhan tak berpaling darimu
oh, oh, kembara
 

DI BATAS KERINDUAN

Melangkah di batas kerinduan
tersimpan wajahmu
berbingkai kenangan indah
di hatiku
Takkan rapuh
walau musim selalu berganti...oh

Berdebar selangkah di depanmu
kau tertegun membisu
seakan ingin kau ucapkan
sejuta kisah untukku

Reff.
Ulurkan tanganmu
akan kudekap melepaskan rindu
Bersamaku melangkah dengan pasti
sepanjang lagu cinta
nan kekal abadi

Ulurkanlah tanganmu
dan bunga-bunga mekar
di hatiku
Itulah bunga yang tak pernah layu
sepanjang lagu cinta
Sepanjang lagu cinta
dalam hidupku

Ucapkan selamat dan bahagia
rahmat di dalam doa
Kusembahkan seindah bunga-bunga
penghias dari bahagia