KLIK SAJA

Arsip:

Terimakasih:

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Comment by Haloscan


Viewer Stats

 

 


 
Hmm. Musik lawas Indonesia ya. Hmm. Anda susah mencarinya di toko kaset? Bahkan kaset bekas pun dicari tak dapat? Udah nggak inget lagi lagu-lagu bagusnya? Bahkan rupa kasetnya pun tak pernah lihat? Baca aja BLOG ini.

03 June 2006

 

DEDDY DHUKUN - HU WI YU


Deddy Dhukun - Hu Wi Yu


VokalisDeddy Dhukun (= R. Deddy Agus D), Oddie Agam
Vokal latarMalyda, Lily Marlene, Younky Soewarno, Dian Pramana Poetra, Deddy Dhukun
Aransemen Keyboards, Drum Programming, Synthesizer BassYounky Soewarno, Fariz R.M
GitarMus Mudjiono
BassJeffrey Tahalele
DrumsUce Haryono, Zaenuri
ProduksiPro Sound


No Judul Lagu Pencipta Penyanyi
1 HU WI YU Dian PP, Deddy Dhukun Deddy Dhukun
2 KUCINTA PADAMU Fariz R.M Deddy Dhukun
3 AKHIRNYA Younky Soewarno, Deddy Dhukun Oddie Agam
4 AKU CINTA KAMU SAYANG Adjie Soetama, Deddy Dhukun Deddy Dhukun
5 KAMU LAGI Dodo Zakaria Deddy Dhukun
6 OPTIMIS Younky Soewarno, Deddy Dhukun Deddy Dhukun
7 I.U.P Deddy Dhukun Deddy Dhukun
8 NURANI Fariz R.M Deddy Dhukun
9 GAWAT Deddy Dhukun Deddy Dhukun
10 IDAMAN Sumiati S Deddy Dhukun, Malyda


AKHIRNYA

Kusadari akhirnya
kerapuhan imanku
telah membawa jiwa dan ragaku
ke dalam dunia
yang tak tentu arah

Kusadari akhirnya
kau tiada dunia
tempat memohon beraneka pinta
tempat berlindung
dari segala mara bahaya

Oh Tuhan mohon ampun
atas dosa dan dosa
selama ini
aku tak menjalankan perintah Mu
tak perdulikan nama Mu
tenggelam melupakan diri Mu

Oh Tuhan mohon ampun
atas dosa dan dosa
sempatkanlah aku bertobat
hidup di jalan Mu
tuk penuhi kewajibanku
sebelum tutup usia
kembali pada Mu
 

NURANI

Tak pernah kumenduga
akan jadi begini
semua berlalu sudah

Kau memilih jalanmu
diriku pun begitu
kucoba melepas gundah

Nurani...
tak mungkin kau dustai
apa yang tak lekang di hati
seakan luka goresan cinta
takkan sirna

Kau paksa diriku
untuk semua ini
di tengah dilema

Hatimu menangis
kau sembunyikan juga
walau itu percuma

Nurani...
kita berpisah kini
menuruti kemauan hati
menyimpan kerinduan
yang semu, dan membisu

Nurani...
haruskah dua janji
kan berakhir seperti ini
kau pergi ke sisi kehidupan
bagai mimpi