PANTULAN CITA
Disela bercanda,
tertegun tiba-tiba suasana
Benarkah gejolak jiwa berkata
mengalun mengikat didamba
Tiada terduga
seakan jiwa merintih sengaja
begitu pula hasrat kian lama
menepis kata janji-janji
terucap manusia
Reff.
Resahnya hari ini
di antara liku jalan alami
Tersirat dalam buai anganku
seakan mengeluh...
kejamnya dunia
Nyali merasuk diri
memegah dingin telapak ini
ternyata hanya rasa belaka
sewaktu menuju
rasa bahagiaku... (3X)
Walaupun idola
bagaikan selimut masa remaja
tersusun indah dalam khayalku
berpadu satu
arti pantulan cita
Seisi semesta
mengajak mengisi alam nan sepi
ungkapan jiwaku jadi saksi
adakah pucuk daun
nan tegak abadi