KLIK SAJA

Arsip:

Terimakasih:

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Comment by Haloscan


Viewer Stats

 

 


 
Hmm. Musik lawas Indonesia ya. Hmm. Anda susah mencarinya di toko kaset? Bahkan kaset bekas pun dicari tak dapat? Udah nggak inget lagi lagu-lagu bagusnya? Bahkan rupa kasetnya pun tak pernah lihat? Baca aja BLOG ini.

13 May 2006

 

LCLR PRAMBORS 1977


LCLR Prambors 1977


ArrangerJockie S, Keenan Nasution, Donny G
Piano, Organ, Hammond Synthesizer, Mini Moog, PercussionJockie S
Drums, PercussionKeenan Nasution
Lead GuitarOding Nasution
Bass ElectricOding Nasution, Donny G
VocalisDhenok Wahyudi, Chrisye, Jockie S, Keenan Nasution, Noor Bersaudara, Ferdy Ferdian, Vocal Group SMA 3 Jkt
Backing VocalNoor Bersaudara, VG SMA 3 Jkt
ProduksiPrambors Rasisonia


No Judul Lagu Pencipta Penyanyi
1 LILIN-LILIN KECIL James F Sundah Chrisye
2 DALAM KELEMBUTAN PAGI Baskoro Dhenok Wahyudi, Jockie S
3 KEMELUT Junaedi H.S Keenan Nasution
4 ANGIN ? Dhenok Wahyudi, Chrisye, Noor Bersaudara, VG SMA 3
5 MELATI PUTIH DI WAKTU MALAM Ugo Haryono Ferdy Ferdian
6 TUHAN Masri Ferdy Ferdian, Noor Bersaudara
7 DI MALAM SANG SUKMA DATANG ? Chrisye, Noor Bersaudara, VG SMA 3
8 AKHIR DARI SEBUAH OPERA Fariz R.M VG SMA 3
9 O...BUNGA ANGGREK Ugo Haryono Keenan Nasution
10 PECINTA ALAM Idaman Bhakti M Dhenok Wahyudi


LILIN-LILIN KECIL

Oh...manakala
mentari tua lelah berpijar
Oh...manakala
bulan nan genit enggan tersenyum
Berkerut-kerut tiada berseri
Tersendat-sendat merayap
dalam kegelapan
Hitam kini hitam nanti
Gelap kini akankah berganti

Reff.
Dan kau lilin-lilin kecil
Sanggupkah kau memberi
seberkas cahaya
Dan kau lilin-lilin kecil
Sanggupkah kau berpijar
Sanggupkah kau menyengat
seisi dunia

Oh...manakala
mentari bulat semakin tua
Oh...manakala
bintang-bintang pun
turut menangis
Meratap langit nan makin pekat
Perlahan-lahan memudar
lalu semua musnah
Hitam kini, hitam nanti
Gelap kini akankah berganti
 

DALAM KELEMBUTAN PAGI

Dalam kelembutan pagi
Buana berseri
Dibuai bayu dini hari
sejuk dihati

Kusambut pagi sendiri
Tanpa kau melati
Namun tak kulupakan dikau
satu denganku

Padamu angin kubertanya
Mungkinkah abadi
Bahagiaku kimi
Kupasrah Illahi

AKHIR DARI SEBUAH OPERA

Kini t'lah kutemui
yang dirindukan hati
Raja bergalur murni
Ayahku yang sejati

Kami semua bergabung diri
Dari delapan penjuru dunia
Segala puji serta merestui
Seluruh pemain opera ini
Dengan segala kerendahan hati
Mengucapkan terima kasih
Dan segera kami memohon diri

Partisipasi kami
di malam hari ini
Berikanlah kesan indah di hati