KLIK SAJA

Arsip:

Terimakasih:

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Comment by Haloscan


Viewer Stats

 

 


 
Hmm. Musik lawas Indonesia ya. Hmm. Anda susah mencarinya di toko kaset? Bahkan kaset bekas pun dicari tak dapat? Udah nggak inget lagi lagu-lagu bagusnya? Bahkan rupa kasetnya pun tak pernah lihat? Baca aja BLOG ini.

23 April 2006

 

SUARA PERSAUDARAAN


Suara Persaudaraan


Artis PenyanyiAtiek C.B., Adolf Wemay, Ari Malibu, Amir Roez, Berlian Hutahuruk, Bornok Hutahuruk, Bram Titaley, Bret, Carry Poetiray, Dandung S.S.S, Dian P.P., Denny Hatami, Denada, Dessy, Euis Darliah, Emilia Contessa, Freddy Tamaela, Ferina, Grace Simon, Harvey Malaihollo, Henry Manuputty, Harry Mukti, Haviel Perdana Kusuma, Handoko, Ikang Fawzi, Iwan Madjid, Imaniar, Iromy, Iwan Medan, Ivan P, Junaedi Salat, Lydia Nursaid, Louise Hutahuruk, Lusia N, Mark Sungkar, Meyer Hutabarat, Mus Mudjiono, Morgan, Munni Paramita, Nicky Astria, Pahama, Ramona Purba, Renny Djayusman, Ricky Basuki, Rina Gunawan, Tarida Hutahuruk, Tika Bisono, Tony Wenas, Utha Likumahuwa, Vina Panduwinata, Victor Hutabarat, Vivi Sumanti, Yopie Latul, Yudi Cahya, Yono Slalu, Zoraya Perucha
Penata MusikAddie M.S., Chandra Darusman, Erwin Gutawa, James F. Sundah, Joko W.H., Younky Soewarno, WOW Band
Penata VocalChris Manusama, Pahama, Tarida Hutahuruk, Meyer Hutabarat
KeyboardAddie M.S., Chandra Darusman, Erwin Gutawa, Erwin Badudu, Iwan Madjid, Tony Wenas, Younky Soewarno
GuitarJoko W.H., Mus Mudjiono, Musya Yoenoes
BassDarwin, Jeffrey Tahalele, Sony S., Yance Manusama
DrumsNuri Zaenuri, Uce Haryono
String SectionAmir Katamsi, Edo Braseros, Suryati Supilin, Sudomo, M. Yunus, Zulkifli Arifin
Flute & ClarinetDandun Sampurno


No Judul Lagu Pencipta Penyanyi
1 ANAK-ANAK TERANG James F. Sundah, Adjie Soetama, B.J. Rianto, Addie M.S., Utha Likumahuwa, Lydia, Imaniar, Chris Manusama Suara Persaudaraan
2 HARI INI DIA, ESOK SIAPA James F. Sundah, Temmy Lesanpura Tika Bisono, Pahama
3 PERDAMAIAN B.J. Rianto Vina Panduwinata, Utha Likumahuwa, Yopie Latul
4 KUAJAK KAU KEMBALI Adjie Soetama, Addie M.S, Yono Slalu Nicky Astria, Atiek C.B, Ikang Fawzi, Lusia N
5 PENYAYANG Tommy & Marrie Lydia/Imaniar
6 MANUSIA AKHIR ZAMAN Yono Slalu & teman-teman Ikatan Ngamen Indonesia
7 PERSAUDARAAN Chandra Darusman, Adjie Soetama Dian P.P., Ferina, Carry Poetiray, Chandra Darusman
8 DUNIA YANG HILANG Tarida Hutahuruk, Neno Warisman Emilia Contessa, Vivi Sumanti, Munny Paramitha, Denada, Ivan P.
9 PILAR HARMONI Iwan Madjid, Tony Wenas, Bens Leo WOW & SHAGI band
10 TERIMA KASIH Chris Manusama Yadi Cahya, Rina Gunawan, Tika Bisono, Denny Hatami, Carry Poetiray, Lydia Nursaid, Imaniar


HARI INI DIA, ESOK SIAPA

Seorang gadis kecil di tepi jalan
Rambut melambai berpita merah
Terdengar senandung kecil
Lalala... di bibirnya
Dalam langkah kecil seirama kakinya

Satu perempatan jalan dilewat sudah
Si gadis kecil masih berjalan riang
Di antara roda-roda yang berputar di jalan
Setengah batu lagi sampailah di rumah

Reff.
Ketika si gadis melintas ke jalan
Matanya yang manis mendadak menyala
Sebuah kereta mesin yang ganas
Menerjang dan melindasnya

Gadis kecil terkapar di aspal panas
Tinggal menatap ibu bapa memungutnya
Sebuah permata keluarga hilang sudah
Hari ini dia, esok siapa
Hari ini dia, esok siapa

PERDAMAIAN

Dunia ini penuh dengan nafsu semata
Dunia ini jauh dari
kasih sayang

Kapankah damai akan datang
menerangi kehidupan
Bagi umat manusia
dan anak-anak cucunya

Dunia ini lelah lunglai semakin tua
Dunia ini jauh dari pangkuan Nya

Kapankah fajar kan merekah
Menerangi kehidupan
Bagi umat manusia,
yang dibalut gelap sukmanya

Reff.
Dan sekarang,
bukalah pintu hatimu
yang membeku
Terimalah usapan tangan
kasih Nya
Sisihkan kesadaran
dari kegelapan, kesuraman,
kekejaman, kehidupan
(di dunia)

KUAJAK KAU KEMBALI

Apabila kau tahu tentang peristiwa itu
Yang akan terjadi menimpa dirimu
Tentu engkau mau melangkah di jalan ini
Di jalur yang lurus, di jalan Illahi

Begitu cepat saat pergi,
Semua yang berjiwa, mati
Penyesalan tiadak berarti

Kuajak kau kembali
Kembali dan kembali
Oooo....
Sia-sia kau ingkari
Kebenaran yang abadi

PENYAYANG

Pada puncak ketiadaan
Baru terbuka,
mata hati nuraniku
Yang selama ini buta
oleh janji-janji dunia
Yang semu semata,
dan tiada akhirnya

Di sudut batas penyesalan,
Kudapat lagi nur kasih Mu
Penyayang
Seiring berjuta maaf
dan pengampunan
Dari Mu
Hingga ku bersimpuh
di keagungan Mu

Reff.
Tiada kutemui cinta ini
Di hari yang lalu
Tiada kujumpai sebelumnya
Kasih damai ini
Dan kini kudapat dari Mu