Hmm. Musik lawas Indonesia ya. Hmm. Anda susah mencarinya di toko kaset? Bahkan kaset bekas pun dicari tak dapat? Udah nggak inget lagi lagu-lagu bagusnya? Bahkan rupa kasetnya pun tak pernah lihat? Baca aja BLOG ini.
23 August 2006
FESTIVAL LAGU POPULER 1987
Komposer
Boedi Bachtiar, Adi Murdianto, Ari Kusuma J.I., M.N. Chani, Anita Ch. Rachman, Dadang S. Manaf, Hentriesa, Wieke Gur, Elfa Secioria, Yovie Widianto, Ongen Latuihamallo, Erns F. Mangalo, Bartje Van Houten, Tigor Gipsy, Guruh S.P.
Telah tanggal sebutir hariku
ditelan kebisuan waktu
tanpa ragu dan malu-malu
Lilin-lilin pun
meniupkan sisa usiaku
Kulepas tanya di hati
saat kau harus pergi
dari hidupku
Haruskah daku tenggelam
dalam sepi
dalam kecewa
dalam nestapa
dalam gulana
dalam perih yang panjang
Reff.
Kusadari
hari-hari kan terus berlalu
Tanpa pernah mau menunggu
walau apa yang terjadi
Kusadari
detik-detik kan terus berlari
Kusadari hidup ini
masih ada
dan masih kumiliki asa...
 
PASTIKAN
Ada sedikit gundah
merasuki diri
saat hujan mulai merintik
Ada satu inginku
tuk jumpa denganmu
kala hati dilanda rindu
Ada sedikit ragu
bersitkan diriku
saat senja beranjak jua
Namun serpihan rindu
tiada kan menghalangi
merintangi langkahku
Tiada kan mungkin
senjangkan hasrat diri
Reff.
Pastikan kasih, pastikan diri
pastikanlah dirimu
Hanya untukmu, segala cintaku
padukan angan kasih
Gelora cinta, lintaskan rindu
nadakanlah asmara
Hanya padamu...untukmu...
kuhadir dalam cinta
Hanya padamu, oh kasihku
satu cita dalam diri
Tuk meraih cintamu
hadirkanlah satu rasa
Pastikan cinta hanya
untukmu kasih...
 
PESTA
Di dalam pesta, ada pita-pita
musik yang keras
juga derai canda
Di dalam pesta
ada gelak tawa
t'rasa malam semakin ceria
Di dalam pesta buanglah duka
biarkan saja angan-angan lepas
Di dalam pesta mari berdansa
ambil langkah ikuti irama
Goyangkan kakimu
ke kiri dan ke kanan
Langkahkah kedepan
dan bentuklah putaran
Sepanjang malam terus
berdansa
Sepanjang malam terus
berpesta (ayo)
Sepanjang malam sampai
pagi menjelang
 
DALAM KEGELAPAN
Gelap...
gelap terasa dunia ini
Seakan mendung
sepanjang masa
Suram...
betapa suram hidup ini
Bila sinar terang
menghalau mendung ini
Reff.
Kegelapan yang datang
tak mungkin selamanya
Nanti akan berakhir
nanti akan berlalu
Nanti akan berakhir
nanti akan berlalu...
 
KEMBALIKAN BALIKU
Hai...oya hai yo...
kembalikan Bali ku padaku
Hai...oya hai yo...
kembalikan Bali ku padaku
Langit nan menderu
gunung nan membiru
Tanah pusakaku
berawan kelabu
Seni yang terpadu
dalam jiwa lugu
Gamelan berlalu
membuatku sendu
Alam nan mengimbau
seantero pulau
Dimanakah engkau
citra nan memukau
 
DUNIA CINTA
Dunia cinta, dunia tua muda
bila terpana, tak memandang usia
Katanya cinta itu buta adanya
mabuk asmara, semua tampak indah
Gelisah hati menanti sang kekasih
angan melayang
di atas awang-awang
Asmara syahdu menanti bunga mipi
ingat selalu pada pujaan hati
rindu...
Reff.
Dua insan anak manusia
yang sedang dilanda asmara
berbagi kasih nan mesra...
Saling menyatakan cinta
memadu dalam angannya
indahnya cinta...
Berkobar meletup di dada
asmara semakin membara
betapa mesra rasanya...
Bagimu dunia cinta
kurindu selalu...
Dunia cinta dunia tua muda
bila terpana tak memandang usia
Gelisah hati menanti sang kekasih
angan melayang
di atas awang-awang
rindu...
 
SESAAT KAU HADIR
Engkau datang
ketika aku jatuh bangun
dan jatuh
Dalam langkah menyusuri
kehidupanku yang kelam
Dan hampir-hampir
ku tak dapat melangkah lagi
Dirimu hadir
bagaikan sinar menerangi jalanku
Kau tunjukkan arah mana
yang kini harus kutempuh
Agar ku tak sesat lagi
seperti dulu
Reff.
Bersama bayanganmu kasih
seakan-akan kuterjaga
dari mimpi-mimpi
Dari kehidupan yang semu
dan melenakanku
Membuat kuterlupa
akan segala-galanya
Hari ini, di hari ini
aku mencoba berdiri
dan menatap lagi
Bila esok sinar mentari
kan bersinar lagi
aku kan menuju
cita-cita yang pasti