KLIK SAJA

Arsip:

Terimakasih:

This page is powered by Blogger. Isn't yours?

Comment by Haloscan


Viewer Stats

 

 


 
Hmm. Musik lawas Indonesia ya. Hmm. Anda susah mencarinya di toko kaset? Bahkan kaset bekas pun dicari tak dapat? Udah nggak inget lagi lagu-lagu bagusnya? Bahkan rupa kasetnya pun tak pernah lihat? Baca aja BLOG ini.

10 April 2006

 

WOW! - PRODUK HIJAU


WOW! - Produk Hijau


WOW! BandIwan Madjid, Darwin B. Rachman, Fariz Roestam Munaf
Divisi LirikSihar Yusuf Sinurat, Wimpi Handoko, Tubagus Benny, Boedi Soesatio
PendukungSihar Yusuf Sinurat, Wimpi Handoko


No Judul Lagu Pencipta Penyanyi
1 PEKIK MERDEKA Fariz R.M., Sihar Yusuf Sinurat WOW!
2 MERDEKANYA ORANG MUDA KOTA Darwin B. Rachman, Boedi Soesatio WOW!
3 PURIE DHEWAYANI Iwan Madjid, Tubagus Benny WOW!
4 MENCARI DIRI Wimpi Handoko WOW!
5 ARMAGEDON Darwin B. Rachman Iwan Madjid, Tubagus Benny WOW!
6 ANGAN-ANGAN Sihar Yusuf Sinurat, Iwan Madjid WOW!
7 HARI INI Darwin B. Rachman, Sihar Yusuf Sinurat WOW!
8 CINTA DUA Iwan Madjid, Sihar Yusuf Sinurat WOW!
9 NALURI Fariz R.M, Sihar Yusuf Sinurat WOW!


PEKIK MERDEKA

Pekik merdeka
lantang memecah suasana
Beratus pasang mata
mengarah tebar layar

Kala berlangsung
kisah bangkitnya perlawanan
Mengusir penjajahan
dari muka bumiku

Beratus wajah lugu
mengarah tebar layar
diam terpaku memandang

Tercekam suasana
dahsyatnya perlawanan
pembela tanah airnya

Namun ketika usai mereka terjaga
memadati dirinya
di tanah lapang luas
Tempat berlangsung
pesta saudagar ternama
pemilik kebun cengkeh
di desa kecil itu

Reff.
Keheningan mencekam
tinggallah tebar layar
tegak terpancang membisu
Bagai memendam kesan
gulana dalam desa
laksana kodrat alami

Tembang bela bangsa
Bahala menantang
Mendukung perlawanan
Aksara pusaramu
janji penerus
tegaknya cita-cita mahajana

Pekik merdeka
kini hanyalah semboyan
beratus wajah lugu
merindukan maknanya

Warna temaram
wadah bahala buana
berhana wajah lugu takkan sanggup meraba


MERDEKANYA ORANG MUDA KOTA

Jika kau lagi berduka
rusaklah suasana
sementara kau diam
kugoda kata jenaka

Jika merona pipimu
bungahlah dihatiku
lalu kau pagut tawa
kau hampiri sebelahku

Kau beri sentuhan
kau jabarkan romantika rasa

Jika kau mulai bermanja
asyiknya suasana
sementara kau lena
dekapan erat bermakna

Jika kau mulai bergaya
gelora kan meronta
lalu kau tebar suka
bercanda di atas sofa

Kau buka bertanda
untuk menuntaskan
nikmatnya cerita lama

Oo peristiwa yang telah biasa
orang muda kota
dan selalu dipersoalkan
Oo segalanya pun mungkin terjadi
selaras tradisi
yang selalu terus berlari
(dan berlari)

PURIE DHEWAYANI

Getar nurani
menggugah lenanya kalbu
Saratnya mataku
memendam rindu

Apa yang kini terjadi
tak sempat membuat
ku mengerti

Kala kusadari
diriku terhanyut mimpi
Terbuai hayalan
birahi sendiri
Yang datang malam hari
hingga datang saat pagi
Saat kuterjaga
dalam sepi sendiri

Geramku dibuatnya
Batinku kini terjerat
Tak mungkin bergerak
Tak mungkin kuelak...panahnya

Kau Purie Dhewayani
menghujam deras dadaku
tepat bersarang
di sudut jantungku